Jakarta, 8 Mei 2026 – Insiden kecelakaan tragis yang melibatkan bus antarkota ALS dan sebuah truk pengangkut bahan bakar minyak di wilayah Muratara, Sumatera Selatan, kembali menyita perhatian publik. Dua korban meninggal dunia yang merupakan sopir dan kernet truk BBM diketahui memiliki hubungan keluarga dengan pejabat daerah setempat.
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat bus ALS melaju di jalur lintas Sumatera dan diduga kehilangan kendali sebelum menghantam kendaraan truk dari arah berlawanan. Benturan keras membuat bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah dan menyebabkan korban terjebak di dalam kabin.
Korban meninggal dari pihak truk BBM disebut merupakan kerabat dari Bupati Muratara. Informasi itu kemudian menyebar luas di masyarakat dan menambah suasana duka di lingkungan keluarga maupun pemerintahan daerah. Sejumlah pejabat daerah dilaporkan langsung mendatangi rumah duka untuk memberikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Petugas kepolisian bersama tim evakuasi membutuhkan waktu cukup lama untuk mengeluarkan korban dari kendaraan yang ringsek akibat benturan keras. Selain korban meninggal, kecelakaan tersebut juga menyebabkan beberapa penumpang bus mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat.
Hingga kini aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab utama kecelakaan. Polisi memeriksa kondisi kendaraan, keterangan saksi, serta rekaman di sekitar lokasi kejadian guna mengetahui apakah ada unsur kelalaian ataupun faktor teknis yang memicu tabrakan maut tersebut.
Kecelakaan ini kembali memunculkan sorotan terhadap keselamatan transportasi darat di jalur lintas Sumatera yang dikenal memiliki tingkat risiko tinggi. Jalur panjang dengan kondisi lalu lintas padat sering kali menjadi lokasi terjadinya kecelakaan fatal, terutama pada kendaraan besar seperti bus dan truk logistik.
Warga sekitar lokasi kejadian mengaku mendengar suara benturan keras sebelum akhirnya melihat kondisi kendaraan yang sudah hancur di badan jalan. Beberapa warga langsung berusaha membantu proses evakuasi korban sambil menunggu petugas datang ke lokasi.
Pemerintah daerah Muratara juga menyampaikan rasa duka mendalam atas tragedi tersebut dan berharap proses penyelidikan dapat segera menemukan penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, keluarga korban masih diselimuti kesedihan mendalam atas kehilangan orang-orang tercinta dalam peristiwa tragis tersebut.