Jakarta, 4 November 2026 – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, berhasil mengamankan tempat di babak kedua Korea Open setelah mengalahkan wakil tuan rumah pada pertandingan pembuka. Kemenangan tersebut menjadi hasil positif bagi Ginting dalam upayanya menjaga persaingan di turnamen bulu tangkis internasional. Menghadapi pemain Korea Selatan di hadapan pendukungnya sendiri bukan tantangan ringan karena tekanan pertandingan dapat memengaruhi konsentrasi. Namun, Ginting mampu menyelesaikan pertandingan dengan hasil yang membawanya melangkah ke fase berikutnya.
Keberhasilan melewati babak pertama menjadi modal penting bagi Ginting untuk membangun kepercayaan diri sepanjang turnamen. Pemain Indonesia tersebut dikenal memiliki kecepatan pergerakan, variasi pukulan menyerang, serta kemampuan mengubah tempo permainan. Karakter tersebut menjadi salah satu kekuatan ketika menghadapi lawan yang mengandalkan pertahanan rapat dan reli panjang. Meski demikian, efektivitas strategi tetap bergantung pada ketepatan pengambilan keputusan dalam setiap pertukaran pukulan. Kemenangan atas wakil tuan rumah menunjukkan bahwa Ginting masih mampu bersaing dalam pertandingan yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Pertandingan berlangsung di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, pada Rabu (4/11/2026). Ginting menghadapi Jeon Hyeok Jin dan berhasil mengakhiri perlawanan pemain tuan rumah dengan skor 21-13 dan 21-15. Kemenangan dua gim langsung tersebut memperlihatkan kemampuannya menjaga kendali permainan sejak awal pertandingan. Ginting mampu memanfaatkan peluang untuk menekan lawan sekaligus menghindari pertandingan yang berlarut-larut. Hasil tersebut memastikan langkahnya menuju babak 16 besar Korea Open 2026.
Pada gim pertama, Ginting berusaha mengambil inisiatif serangan melalui pukulan cepat dan penempatan kok yang menyulitkan Jeon. Pemain Indonesia itu sempat membangun keunggulan 6-4 sebelum terus meningkatkan tekanan terhadap lawannya. Kombinasi pukulan menyilang dan smes menjadi salah satu cara Ginting memperoleh angka. Jeon berupaya memberikan perlawanan, tetapi kesulitan mengimbangi variasi serangan yang dilancarkan Ginting. Gim pembuka akhirnya diselesaikan dengan kemenangan 21-13 bagi wakil Indonesia.
Memasuki gim kedua, Ginting tetap mempertahankan pendekatan menyerang sambil berusaha menjaga konsistensi permainan. Jeon mencoba memperbaiki penampilannya untuk memperpanjang pertandingan, tetapi Ginting mampu merespons tekanan dengan baik. Penguasaan tempo menjadi salah satu faktor yang membantu pemain Indonesia tersebut menjaga keunggulan. Kesalahan yang dapat memberikan angka mudah kepada lawan juga berusaha diminimalkan sepanjang pertandingan. Ginting akhirnya memastikan kemenangan 21-15 sekaligus mengakhiri pertandingan tanpa harus memainkan gim penentuan.
Keberhasilan Ginting menjadi kabar positif bagi sektor tunggal putra Indonesia yang menghadapi persaingan ketat di Korea Open 2026. Turnamen kategori BWF World Tour Super 500 tersebut menghadirkan sejumlah pemain dengan kualitas permainan tinggi dari berbagai negara. Indonesia menurunkan beberapa wakil tunggal putra, termasuk Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Richie Duta Richardo, Muhamad Yusuf, dan Prahdiska Bagas Shujiwo. Setiap pemain menghadapi tantangan berbeda untuk mempertahankan peluang Indonesia melangkah lebih jauh. Kemenangan Ginting turut menjaga harapan Merah Putih dalam persaingan sektor tersebut.
Setelah memastikan tiket babak kedua, Ginting perlu mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung Kamis (5/11/2026). Persaingan pada fase 16 besar diperkirakan semakin menuntut kesiapan fisik dan ketepatan strategi karena lawan yang tersisa telah melewati pertandingan pembuka. Ginting harus mempertahankan kualitas serangan sekaligus meningkatkan konsistensi ketika menghadapi reli panjang. Kemenangan atas Jeon Hyeok Jin menjadi modal penting, tetapi belum menjamin hasil serupa pada pertandingan berikutnya. Dengan performa yang terjaga, Ginting berpeluang melanjutkan langkahnya menuju babak perempat final Korea Open 2026.