Jakarta, 31 Agustus 2026 – Telkom Solution terus memperkuat bisnis business-to-business information and communication technology (B2B ICT) untuk segmen enterprise sekaligus membidik peluang pertumbuhan di kawasan Asia Pasifik. Langkah tersebut dilakukan seiring perkembangan teknologi digital yang semakin cepat, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang membuat kebutuhan perusahaan terhadap solusi teknologi semakin kompleks. Telkom Solution yang menjadi payung solusi digital PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk berupaya menghadirkan layanan yang tidak hanya mengandalkan konektivitas, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Penguatan kapabilitas tersebut diarahkan untuk membantu perusahaan meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, serta daya saing di tengah perubahan bisnis yang semakin digital. Telkom juga melihat pengalaman yang telah dibangun di pasar Indonesia sebagai modal untuk memperluas layanan ke tingkat regional. Strategi tersebut menjadi bagian dari ambisi Telkom Solution untuk memperkuat posisinya sebagai pemain B2B ICT dari Indonesia hingga Asia Tenggara dan Asia Pasifik.
Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine mengatakan Telkom Solution disiapkan untuk menjadi pemain B2B ICT yang mampu bersaing di tingkat regional. Menurutnya, kebutuhan perusahaan saat ini tidak lagi cukup dipenuhi dengan layanan konektivitas dasar karena perkembangan bisnis membutuhkan integrasi berbagai teknologi secara bersamaan. Perusahaan membutuhkan infrastruktur digital, sistem keamanan, pengelolaan data, cloud, hingga kemampuan AI yang dapat digunakan sesuai kebutuhan masing-masing sektor. Karena itu, Telkom Solution terus mengembangkan portofolio agar berbagai kemampuan yang dimiliki TelkomGroup dapat ditawarkan sebagai satu kesatuan solusi. Pendekatan tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi pelanggan enterprise yang membutuhkan dukungan teknologi secara menyeluruh. Dengan kemampuan tersebut, Telkom ingin memastikan teknologi yang ditawarkan benar-benar memberikan dampak terhadap operasional dan pertumbuhan bisnis pelanggan.
Penguatan bisnis tersebut turut diperkenalkan dalam Bali Annual Telkom International Conference atau BATIC 2026 yang berlangsung di Bali. Dalam kegiatan tersebut, Telkom Solution menghadirkan forum dan eksebisi ignitePRO yang mempertemukan pelaku industri digital dan perusahaan enterprise dari berbagai negara. Kehadiran Telkom Solution menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kemampuan B2B ICT yang telah dikembangkan sekaligus membuka peluang kerja sama baru di kawasan. Forum tersebut juga menjadi ruang bagi perusahaan untuk melihat kebutuhan dan perkembangan pasar teknologi di berbagai negara. Interaksi dengan pelaku industri internasional memberikan kesempatan bagi Telkom untuk memahami peluang bisnis yang dapat dikembangkan melalui kerja sama regional. Selain memperkenalkan produk dan layanan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari strategi membangun jejaring bisnis yang lebih luas.
Melalui pendekatan end-to-end, Telkom Solution menggabungkan berbagai kemampuan digital yang tersedia di dalam ekosistem TelkomGroup. Portofolio tersebut mencakup konektivitas, cloud dan data center, cybersecurity, AI, serta berbagai solusi digital yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri. Integrasi tersebut memungkinkan pelanggan mendapatkan layanan teknologi yang lebih menyeluruh tanpa harus mengembangkan setiap komponen secara terpisah. Pendekatan ini juga memberikan ruang bagi Telkom untuk mengembangkan solusi berdasarkan karakteristik sektor usaha yang berbeda-beda. Kebutuhan perusahaan di sektor keuangan, manufaktur, energi, logistik, kesehatan, maupun pemerintahan memiliki karakteristik yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang tidak seragam. Pengalaman Telkom melayani berbagai sektor tersebut menjadi salah satu modal dalam mengembangkan solusi yang dapat ditawarkan kepada pelanggan di pasar regional.
Perkembangan AI menjadi salah satu faktor yang mendorong perubahan kebutuhan perusahaan terhadap layanan ICT. Perusahaan kini tidak hanya membutuhkan kemampuan menyimpan dan mengirimkan data, tetapi juga membutuhkan sistem yang mampu mengolah informasi untuk membantu pengambilan keputusan. Pemanfaatan AI dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi berbagai proses bisnis, tetapi penerapannya membutuhkan infrastruktur, data, keamanan, serta sistem pendukung yang memadai. Kondisi tersebut membuka peluang bagi penyedia solusi ICT yang mampu mengintegrasikan berbagai teknologi dalam satu ekosistem. Telkom Solution melihat perkembangan tersebut sebagai kesempatan untuk memperluas peran dari penyedia konektivitas menjadi mitra transformasi digital bagi perusahaan. Dengan menggabungkan kemampuan jaringan, data center, cloud, cybersecurity, dan AI, Telkom berupaya memberikan solusi yang lebih relevan dengan kebutuhan bisnis modern.
Target ekspansi ke Asia Pasifik juga didukung oleh pengalaman Telkom dalam melayani pelanggan dengan kebutuhan yang beragam di Indonesia. Selama bertahun-tahun, Telkom telah membangun kemampuan dalam menangani kebutuhan perusahaan besar, lembaga pemerintahan, serta berbagai sektor strategis. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman mengenai bagaimana teknologi harus diterapkan sesuai karakteristik bisnis dan tantangan masing-masing pelanggan. Pengetahuan tersebut kemudian menjadi aset ketika Telkom Solution mulai memperkenalkan kapabilitasnya kepada pasar regional. Perusahaan tidak hanya menawarkan teknologi, tetapi juga membawa pengalaman dalam mengelola kebutuhan transformasi digital di berbagai sektor. Hal tersebut diharapkan menjadi pembeda ketika Telkom Solution bersaing dengan penyedia layanan ICT lainnya di kawasan Asia Pasifik.
Peluang kerja sama regional juga terlihat dari respons sejumlah pelaku industri yang hadir dalam BATIC 2026. Business Development 3Tech Corporate Limited China, Candice Yuag, melihat adanya peluang untuk menjalin kerja sama lebih lanjut dengan Telkom Solution untuk pasar B2B Asia Pasifik. Ketertarikan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan yang ditawarkan Telkom Solution mulai mendapat perhatian dari perusahaan di luar Indonesia. Kerja sama dengan mitra regional dapat membuka akses terhadap pasar baru sekaligus memperluas jaringan bisnis Telkom di luar negeri. Bagi Telkom, kemitraan menjadi salah satu pendekatan penting karena ekspansi regional tidak selalu harus dilakukan dengan membangun seluruh kemampuan secara mandiri. Kolaborasi dengan perusahaan lokal maupun internasional dapat mempercepat pengembangan pasar dan menciptakan peluang bisnis baru.
Ketertarikan terhadap kapabilitas Telkom Solution juga datang dari pelaku industri internasional lainnya. Network solutions expert asal Afrika Selatan, Khangwelo Ramagwede, menilai solusi digital yang ditawarkan Telkom memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas. Hal tersebut memperlihatkan bahwa peluang Telkom Solution tidak hanya terbatas pada pasar Indonesia maupun Asia Tenggara. Kapabilitas yang telah dibangun dapat memiliki relevansi bagi perusahaan di berbagai kawasan apabila disesuaikan dengan kebutuhan pasar masing-masing. Jejaring yang terbentuk melalui forum internasional seperti BATIC dapat menjadi pintu masuk untuk penjajakan kerja sama baru. Telkom juga dapat memanfaatkan forum tersebut untuk memperoleh masukan mengenai kebutuhan teknologi dari calon pelanggan dan mitra di berbagai negara.
Dalam mengembangkan pasar regional, Telkom Solution perlu menghadapi persaingan yang cukup ketat dari perusahaan ICT global maupun regional. Perusahaan di Asia Pasifik memiliki banyak pilihan penyedia teknologi dengan kemampuan yang semakin berkembang. Karena itu, keunggulan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan teknologi, tetapi juga kemampuan memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Faktor keamanan, keandalan jaringan, kualitas layanan, kemampuan integrasi, serta dukungan setelah implementasi menjadi pertimbangan penting bagi pelanggan enterprise. Telkom Solution perlu memastikan seluruh aspek tersebut dapat memenuhi standar yang dibutuhkan perusahaan multinasional. Penguatan kualitas layanan sekaligus inovasi menjadi bagian penting agar ekspansi ke pasar regional dapat menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Selain memperluas pasar, strategi tersebut juga memberikan kesempatan bagi TelkomGroup untuk meningkatkan pemanfaatan aset dan kemampuan digital yang telah dimiliki. Berbagai infrastruktur seperti jaringan, data center, dan kemampuan cloud dapat diintegrasikan dengan layanan digital untuk menghasilkan produk yang lebih bernilai. Pemanfaatan ekosistem internal juga memungkinkan Telkom Solution memiliki kendali lebih besar terhadap kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan. Integrasi tersebut dapat membantu perusahaan menciptakan solusi yang lebih cepat disesuaikan ketika kebutuhan pelanggan berubah. Di tengah perkembangan teknologi yang sangat cepat, kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting bagi penyedia layanan ICT. Telkom Solution karena itu terus memperkuat kemampuan internal sekaligus membangun kolaborasi dengan mitra eksternal.
Ekspansi ke Asia Pasifik juga memiliki arti penting bagi pengembangan bisnis Telkom di luar pasar domestik. Pasar regional memiliki jumlah perusahaan enterprise yang besar dengan kebutuhan transformasi digital yang terus meningkat. Perubahan pola kerja, perkembangan perdagangan digital, kebutuhan keamanan siber, serta penggunaan AI membuat perusahaan semakin membutuhkan dukungan teknologi. Kondisi tersebut menciptakan peluang bagi penyedia ICT yang mampu memberikan layanan secara terintegrasi dan dapat diandalkan. Telkom Solution ingin memanfaatkan momentum tersebut dengan membawa pengalaman dan kemampuan TelkomGroup ke pasar yang lebih luas. Strategi ini sekaligus dapat memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem industri digital regional.
Namun, perluasan bisnis regional tetap membutuhkan kesiapan dalam berbagai aspek. Telkom Solution harus memahami regulasi teknologi dan perlindungan data yang berlaku di setiap negara tujuan. Selain itu, karakteristik pelanggan dan kebutuhan industri di setiap pasar tidak selalu sama dengan kondisi di Indonesia. Perusahaan juga perlu membangun jaringan mitra lokal agar layanan dapat diberikan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Pengembangan sumber daya manusia dengan kemampuan internasional menjadi faktor lain yang penting dalam mendukung ekspansi tersebut. Dengan persiapan yang matang, peluang bisnis yang terbuka di kawasan dapat dikembangkan secara lebih terukur dan tidak hanya menjadi penjajakan jangka pendek.
Telkom Solution juga perlu menjaga keseimbangan antara pengembangan teknologi dan penciptaan nilai bisnis bagi pelanggan. Teknologi yang canggih tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak mampu menyelesaikan persoalan nyata yang dihadapi perusahaan. Karena itu, setiap solusi perlu diarahkan untuk menghasilkan dampak yang dapat dirasakan melalui peningkatan produktivitas, efisiensi, keamanan, atau kualitas pengambilan keputusan. Pendekatan berbasis kebutuhan pelanggan tersebut menjadi semakin penting ketika perusahaan masuk ke pasar enterprise yang memiliki tuntutan tinggi. Telkom ingin memastikan kapabilitas teknologi yang dimiliki dapat diterjemahkan menjadi solusi yang memberikan manfaat konkret. Dengan cara tersebut, hubungan dengan pelanggan tidak hanya bersifat sebagai penyedia layanan, tetapi dapat berkembang menjadi kemitraan strategis dalam transformasi digital.
BATIC 2026 menjadi salah satu momentum bagi Telkom Solution untuk memperkuat posisi tersebut. Pertemuan dengan pelaku industri dari berbagai negara memberikan kesempatan untuk memperkenalkan portofolio sekaligus mengidentifikasi peluang kolaborasi. Forum seperti ini juga memungkinkan Telkom melihat perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar secara langsung dari pelaku industri. Informasi tersebut dapat digunakan untuk menyesuaikan strategi pengembangan produk dan layanan agar lebih relevan dengan pasar regional. Selain itu, terbentuknya hubungan dengan calon mitra dapat menjadi dasar untuk membangun kerja sama dalam jangka panjang. Telkom Solution berharap langkah tersebut dapat mempercepat perjalanan perusahaan dari pemain domestik menuju penyedia solusi B2B ICT yang memiliki pengaruh lebih besar di kawasan.
Dengan penguatan portofolio B2B ICT dan strategi memperluas jejaring regional, Telkom Solution membidik peluang bisnis enterprise yang lebih besar di Asia Pasifik. Perusahaan berupaya menggabungkan konektivitas dengan cloud, data center, cybersecurity, AI, serta solusi digital lainnya untuk menghadirkan layanan yang lebih terintegrasi. Pengalaman melayani berbagai sektor di Indonesia menjadi modal penting untuk memasuki pasar regional yang memiliki karakteristik dan tingkat persaingan berbeda. Melalui kolaborasi dengan perusahaan teknologi dan pelaku industri dari berbagai negara, Telkom Solution juga membuka peluang untuk memperluas jaringan bisnis dan mengembangkan solusi bersama. Strategi tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi TelkomGroup sebagai penyedia solusi B2B ICT sekaligus membawa kemampuan digital Indonesia ke tingkat Asia Tenggara dan Asia Pasifik.