Vokalis grup band Kotak, Tantri, mengungkapkan bahwa terduga pelaku penipuan yang tengah menjadi sorotan disebut telah membangun kepercayaan para orang tua murid selama kurang lebih lima tahun. Menurutnya, hubungan yang telah terjalin dalam waktu lama membuat banyak pihak tidak menaruh kecurigaan terhadap tindakan yang diduga dilakukan.
Tantri menjelaskan bahwa kepercayaan merupakan faktor utama yang membuat banyak orang merasa yakin untuk menjalin komunikasi maupun kerja sama dengan sosok tersebut. Karena telah dikenal dalam lingkungan yang sama selama bertahun-tahun, tidak sedikit orang yang menganggapnya sebagai pribadi yang dapat dipercaya.
Kasus ini, menurut Tantri, memberikan pelajaran penting bahwa kepercayaan yang dibangun dalam waktu lama tetap perlu disertai kehati-hatian. Ia berharap masyarakat lebih teliti dalam mengambil keputusan, terutama yang berkaitan dengan urusan keuangan maupun bentuk kerja sama yang melibatkan komitmen tertentu.
Selain menyampaikan pengalamannya, Tantri juga berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku. Ia percaya proses penyelidikan yang dilakukan pihak berwenang akan memberikan kejelasan mengenai duduk perkara sekaligus menghadirkan kepastian bagi seluruh pihak yang terdampak.
Peristiwa tersebut turut menjadi perhatian publik karena melibatkan banyak orang yang merasa telah memberikan kepercayaan penuh kepada sosok yang bersangkutan. Dukungan moral dari keluarga, sahabat, dan masyarakat disebut menjadi penyemangat bagi mereka yang merasa dirugikan untuk terus mencari penyelesaian.
Tantri berharap pengalaman ini menjadi pengingat bahwa membangun kepercayaan memang membutuhkan waktu, tetapi tetap harus dibarengi dengan sikap kritis dan kehati-hatian. Ia mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam setiap bentuk kerja sama agar risiko terjadinya persoalan serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.